Sikap Dalam Memberikan Pelayanan Prima


Dr. Patricia Patton dalam bukunya Service With Emotional Quotient menyebutkan bahya pelayanan sepenuh hatilah yang bisa membedakan kualitas pelayanan suatu perusahaan dengan perusahaan lain. Pelayanan sepenuh hati terletak pada kesungguhan empat sikap P yaitu, Passionate (gairah), Progressive (progresif), Proaktive (proaktif), dan Positive (positif) dari orang yang bertanggung jawab memberikan pelayanan tersebut.

Passionate (Gairah)

Kita perlu memiliki gairah untuk menghasilkan semangat besar terhadap pekerjaan, diri sendiri dan orang lain. Antusiasme dan perhatian yang kita bawakan pada pelayanan sepenuh hati akan membedakan bagaimana kita memandang diri sendiri dan pekerjaan.

Dari tingkah lau dan cara memberi pelayanan kepada para konsumen, konsumen akan mengetahui apakah kita menghargai mereka atau tidak. Gairah berarti menghadirkan kehidupan dan vitalitas dalam pekerjaan. Jika kita memiliki gairah hidup yang tinggi, kita akan cendrung akan memberikan pelayanan dengan senyuman, vitalitas, dan antusiasme yang akan menularkan kepada orang yang kita layani, sehingga mereka akan merasa senang bekerja sama, berbisnis dan berkomuniaksi dengan kita.

Progressive (Progresif)

Dalam memberikan pelayanan sepenuh hati, kita perlu senantiasa berusaha menciptakan cara-cara baru yang lebih efektif, lebih efisien, dan lebih menarik untuk meningkatkan kualitas pelayanan kita. Kita tidak akan pernah merasa puas dengan hasil yang kita dapatkan, untuk itu kita akan selalu berusaha mencari cara-cara kreatif untuk mempersembahkan yang lebih baik.

Pekerjaan apapun yang kita tekuni, jika kita memiliki gairah dan pola pikir yang progressif, kita akan mampu menjadikan pekerjaan kita lebih menarik. Sikap progresif ini bisa kita kembangkan jika kita memiliki pikiran yang terbuka, wawasan yang luas, kemauan belajar yang tinggi, keberanian menghadapi perusahaan dan tidak membatasi diri pada cara-cara memberi pelayanan yang monoton (terus-menerus sama).

Proactive (Proaktif)

NIlai tambah pelayanan sepenuh hati adalah alasan yang mendasari mengapa kita melakukan sesuatu bagi orang lain. Pelayanan ini diberikan karena ada kepedulian dan itu akan membuat perubahan bagi konsumen kita.

Membiarkan konsumen kebingungan dan berjalan mondar-mandir mencari bantuan bukanlah sikap yang produktif. Walaupun konsumen tersebut tidak mendekati kita dan bertanya kepada kita (karena malu, atau tidak tahu harus bertanya kepada siapa), kita bisa lebih dahulu mendekati mereka dan bertanya kepada mereka barangkali bisa membantu kesulitan mereka.

Sikap proaktif ini juga dapat kita pupuk dengan senantiasa bekerja lebih dari sekedar apa yang seharusnya kita lakukan dan secara aktif berupaya menemukan cara-cara baru untuk menambah makna dan rasa cinta pada pekerjaan dan bisnis yang kita tekuni.

Positive (Posisitf)

Bersikap positif mendorong kita untuk tidak mudah patah semangat atas masalah yang kita hadapi. Bersikap positif membimbing kita untuk lebih fokus pada penyelesaian dan bukannya pada masalah. Berlaku positif sangat menarik, karena sikap ini bisa mengubah suasana dan menebar kegairahan pada hampir semua interaksi dengan konsumen.

Berlaku positif berarti menyambut hangat para konsumen dan melayani pertanyaan dan permintaan mereka dengan sepenuh hati. Bersikap positif akan memancarkan keyakinan kita kepada konsumen, bahwa kita mampu memberikan solusi atas semua masalah yang mereka hadapi. Salah satu cara sederhana yang ampuh yang bsia kita lakukan adalah memberi pelayanan dengan senyuman, karena senyuman adalah bahasa universal yang dapat dipahami semua orang.


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Sikap Dalam Memberikan Pelayanan Prima"

Post a Comment