Cara Laminasi Dengan Mesin Laminating

Salah satu cara untuk memelihara suatu arsi adalah dengan cara laminasi. Laminasi adalah proses melapis suatu lembaran arsip diantara dua lembar bahan penguat. Metode laminasi terdiri dari laminasi dengan tangan dan lamnasi dengan mesin panas/dingin. Tujuan arsip diberikan laminasi adalah untuk memperkuat arsip tersebut agar terhindar dari kerusakan akibat air, terkoyak, tercoret maupun kerusakan lainnya.

Salah satu metode laminasi adalah menggunakan laminasi dengan mesin. Mesin yang digunakan untuk proses laminasi disebut juga mesin Laminating. Mesin laminating banyak digunakan pada percetakan dan foto copy untuk memperkuat suatu warkat. Dokumen yang sering diberikan laminasi seperti, ijazah, KTP, SIM, kartu anggota, dan kartu-kartu lainnya yang membutuhkan perawatan.
mesin laminating
mesin laminating

Berikut ini cara menggunakan mesin laminating:
  1. Tekan tombol on/off untuk menghidupkan mesin. Jika telah menekan tombol on/off namun mesin tampak tidak berfungsi, coba periksa tombol siaga yang fungsi nya untuk membuat mesin dalam keadaan stand by/hibernasi.
  2. Untuk mulai menggunakannya, tunggu sekitar 10 menit sampai mesin panas. Biasanya terdapat lampu indikator yang menjadi petunjuk saat mesin sudah panas dan siap digunakan.
  3. Pilih kecepatan mesin laminating dengan menyesuaikan kertas yang dipakai. Untuk kertas-kertas yang tebal seperti karton gunakan pengaturan laminating yang lebih lambat dibandingkan kertas tipis seperti kertas HVS.
  4. Lapisi kertas atau dokumen dengan plastik pelapis khusus untuk laminasi. Untuk menghindari plastik laminasi lengket pada mesin laminating, sebaiknya lapisi lagi permukaan atas plastik laminating dengan kertas HVS.
  5. Tempatkan kertas atau dokumen yang ingin laminasi di mesin, kemudian tekan tombol ‘run’
  6. Ambil hasilnya dari mesin kemudian merapikan pinggirannya.
Artikel sebelumnya silahkan baca Pemeliharaan Arsip

Postingan terkait:

1 Tanggapan untuk "Cara Laminasi Dengan Mesin Laminating"