Perencanaan Cahaya Pada Tata Ruang Kantor


Cahaya yang cukup merupakan pertimbangan yang penting dalam penataan rungan kantor. Pelaksanaan pekerjaan kantor memerlukan penerangan cahaya yang baik. Cahaya yang cukup dan memancar dengan baik membantu pegawai bekerja lebih cepat dan lebih nyaman dan sedikit membuat kesalahan sehingga akan menambah efisiensi kerja.

Dengan penerangan cahaya yang baik akan diperloleh beberapa keuntungan, diantara lain adalah:

  1. Hasil pekerjaan atau produktivitas kerja akan bertambah
  2. Kualitas pekerjaan cendrung lebih baik
  3. Kesalahan-kesalahan akan berkurang
  4. Semangat kerja pegawai lebih baik
  5. Mengurangi ketegangan dan kelelahan mata
Cahaya pada ruangan kantor dapat dilakukan dengan menggunakan cahaya matahari maupun menggunakan cahaya buatan (lampu). Keuntungan penggunaan cahaya matahari terletak pada kekuatan cahaya yang cukup untuk menerangi dan dapat dinikmati tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun, namun kelemahannya cahaya matahari tidak dapat dinikmati pada malam hari atupun pada hari mendung.

Melihat kekurangan tersebut maka dipergunakan cahaya buatan manusia yaitu lampu. Apabila lampu tersebut disusun dengan teknik yang baik maka penerangan akan sempurna untuk ruangan-ruangan kerja yang gelap atau untuk bekerja pada waktu malam. Ada empat tipe cahaya buatan manusia yaitu sebagai berikut:

Cahaya Langsung

Cahaya ini memancar langsung dari sumbernya kepermukaan meja (kerja). Hal ini memberikan cahaya yang tajam dan kuat serta bayangan yang ditimbulkannya sangat tegas. Cahaya ini lekas menimbulkan kelelahan pada mata, lebih-lebih apabila terletak pada lingkungan sudut 45 drajat dari penglihatan mata, lampu tersebut dapat menyilaukan si pekerja. Jenis cahaya ini paling tidak disukai dan tidak baik untuk digunakan dalam lingkungan kantor. 

Cahaya Setengah Langsung

Sebagian cahaya memancar dari sumbernya kearah langit-langit, kemudian cahaya itu dipantulkan ke bawah ruangan kerja. Dengan melalui tudung lampu yang biasanya terbuat dari gelas dengan warna susu, cahaya  ini tersebar ke berbagai jurusan, sehingga bayangan yang ditimbulkan tidak begitu tajam. Namun tetap sebagian langsung jatuh kepermukaan meja dan memantulkembali ke arah mata si pegawai.

Cahaya Tidak Langsung

Cahaya yang langsung dari sumbernya memancar ke arah langit-langit dan dinding bagian atas, kemudian dipantulkan kearah permukaan meja. Sifat cahaya ini benar-benar sudah lunakk dan tidak menimbulkan bayangan-bayangan yang tajam, karena itu tidak mudah menimbulkan kelelahan pada mata serta dapat mengurangi kesilauan.

Sistem cahaya tidak langsung merupakan yang terbaik untuk digunakan di dalam ruangan kantor, terutama untuk ruang yang gelap dan bekerja pada waktu malam.

Cahaya Setengah Tidak Langsung

Cahaya sebagian besar merupakan pantulan dari langit-langit dan dinding ruangan, sedangkan sebagian lagi terpancar melalui tudung lampu. Oleh karena itu seolah-olah menggunakan langit-langit sebagai sumber utama cahaya, sehingga sifat cahaya dan bayang-bayang yang diciptakannya sudah tidak begitu tajam.

Selain jenis cahaya, yang terpenting untuk penerangan ruangan kantor adalah banyaknya cahaya penerangan itu. Berapa banyak cahaya yang diperlukan untuk pekerjaan di kantor?, hal tersebut tergantung dari jenis pekerjaan itu sendiri.

Perlu diingat juga bahwa merancang tata ruang kantor tersebut hendaknya cahaya tersebut tiba dipermukaan meja para pegawai dari arah kiri, dan meja-meja tidak boleh disusun menghadap jendela karena akan menimbulkan kesilauan.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Perencanaan Cahaya Pada Tata Ruang Kantor"

Post a Comment